DEBU MENJADI DEBU

“… sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”

(Kejadian 3:19b)

Malam hari ketika Papa mau masuk ke kamar, dia mendengar Kiki menangis. “Ada apa, Ki? Kok kamu menangis?” tanya Papa lembut sambil mengelus rambut Kiki. “Ini Pa.. Kiki abis baca Alkitab, Tuhan bilang, Kiki ini dari debu dan akan kembali menjadi debu. Kiki sedih aja, ternyata Kiki ini nggak ada apa-apanya di hadapan Tuhan. Kiki cuma debu, Pa,” isak Kiki. “Kiki sayang, maksud firman Tuhan bukan berarti Kiki nggak berarti, nggak berharga, karena tanpa Tuhan kita memang tidak dapat melakukan apa-apa. Bayangkan deh Ki, kalau kita memang tidak berharga di mata Tuhan, masa Dia mau mati buat kita yang cuma debu ini?” kata Papa lagi. “Oh iya Pa, bener banget! Jadi Kiki berharga ya Pa, tapi Kiki nggak boleh sombong karena suatu saat akan kembali menjadi debu,” ujar Kiki tersenyum.

Yuk kita baca firman Tuhan dari Kejadian 3:1-19! Firman Tuhan mengingatkan bahwa kita tidak berharga tanpa Tuhan. Segala sesuatu yang kita miliki pun akan menjadi debu, tidak akan bertahan. Untuk itulah kita butuh Tuhan, dan tidak boleh menjadi orang yang sombong karena sesungguhnya tidak ada yang dapat kita banggakan. Semua kebanggaan kita adalah pemberian Tuhan. Di tengah kelemahan dan ketidakberdayaan kita, Tuhan masih mau menunjukkan belas kasih-Nya kepada kita dengan mati di atas kayu salib demi penebusan dosa. Bukankah itu mengagumkan?