BELAJAR MENGAMPUNI

Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.”

(Matius 18:22)

“Pagi Bandi!” tegur Edo pagi itu. “Pa..pagi,” jawab Bandi terkejut. “Sudah buat PR?” tanya Edo lagi. “Belum…,” jawab Bandi terbata-bata. “Do, kenapa sih kamu mau ngaku kalo kamu mukul aku duluan? Kalo aku jadi kamu, aku nggak bakal mau, Do!” kata Bandi keheranan. “Bandi… Tuhan Yesus kan udah ngampunin aku, berkali-kali, lebih banyak dari aku ngampunin kamu. Kalo Tuhan Yesus saja mau mengampuni kesalahanku yang banyak masa aku nggak mau ngampunin kamu?” kata Edo sambil tersenyum kecil. “Serius kamu alasannya itu?! Bukannya biar kamu dibelain sama teman-teman?” tanya Bandi keheranan. “Yah Bandi, kalo aku minta dibelain, aku bilang aja kamu yang mulai, toh teman-teman juga dengar kamu ngeledekin aku kan. Dan tau nggak, teman-teman pasti bela aku,” kata Edo sambil tersenyum.

Yuk Adik-adik, kita baca Firman Tuhan dari Matius 18:21-35! Tuhan Yesus ingin kita mengampuni lebih dari 7 kali, bahkan Ia ingin kita mengampuni 70 kali 7 kali yang artinya tidak terbatas. Tapi mengampuni terus-menerus sering kali membuat kita jadi berkorban perasaan. Tentu ini bukan perasaan yang menyenangkan bahkan menyakitkan. Bila ada teman yang terus-terusan memperlakukan kita dengan tidak baik, kita akan merasa tersakiti, bukan? Oleh karena itu coba kalian ingat terus kasih dan pengampunan dari Tuhan yang tidak pernah berhenti. Dengan begitu kita belajar juga untuk dapat mengampuni orang lain.