PAKAILAH KUK
"Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati ...."
(Matius 11:29)
"Pa, apa arti kuk ini Pa?" tanya Kiki sore itu kepada Papa yang sedang makan pisang goreng buatan Mama. "Kuk apa maksudnya Ki?" sahut Papa sambil mengunyah pisang gorengnya. "Ini lho Pa...kuk di Matius ini," kata Kiki lagi. "Oh...perkataan Tuhan Yesus tentang kuk ya? Kuk itu adalah beban yang biasanya ditaruh di pundak sapi. Itu lho yang biasanya untuk bajak sawah. Nah, arti kuk di sini adalah kesediaan manusia untuk diatur oleh Tuhan. Seperti seekor sapi dengan pembajak sawah yang mengarahkan langkahnya. Dengan menggunakan kuk yang dari Tuhan maka kita pun tidak akan tersesat. Kita akan hidup dalam pimpinan-Nya setiap hari bahkan kita akan mencapai tujuan hidup kita dengan baik. Dengan menggunakan kuk dari Tuhan, kita akan dibawa-Nya mencapai seluruh tujuan kita tercipta," urai Papa kepada Kiki.
Benar sekali apa yang dikatakan Papa Kiki. Adik-adik, yuk kita baca Firman Tuhan dari Matius 11:28-30! Tuhan ingin kita memakai kuk yang disediakan-Nya bagi kita, dan bukan hidup menggunakan kekuatan sendiri yang akhirnya akan membawa kita pada kelelahan semata. Dengan mengikuti aturan dan kehendak Tuhan, hidup kita menjadi hidup yang terarah. Ibaratnya kita sedang bepergian ke suatu tempat yang baru dan yang belum pernah dikunjungi, kita tidak perlu mencari jalan sendiri karena ada Tuhan yang menjaga dan menuntun kita. Tapi berjalan bersama Tuhan membutuhkan ketaatan. Jadi maukah kita taat?